Harga Material Fluktuatif, Empat Proyek Pengaspalan Kota Madiun Mulai Dikerjakan Juni

mediarealita.co
Pengaspalan di jalan Tawangsakti Kota Madiun. Foto: Yatno

‎MADIUN – Sejumlah ruas jalan di Kota Madiun yang menjadi akses menuju destinasi wisata mulai mendapat perbaikan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun merealisasikan empat paket pekerjaan overlay (pengaspalan) dan rekondisi jalan.

‎Pekerjaan fisik tersebut mulai berjalan sejak Juni 2026. Saat ini, progres sejumlah proyek sudah cukup signifikan dan ditargetkan rampung pada pertengahan September mendatang.

Baca juga: Kapolres Madiun Kota, Ajak Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

‎"Ini waktu pekerjaannya 120 hari kalender. Target selesai sekitar pertengahan September 2026," kata Plt Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, Kamis (13/8/2026).

‎Dwi menjelaskan, masing-masing paket pekerjaan memiliki nilai sekitar Rp4 miliar. Dalam setiap paket, terdapat enam hingga tujuh titik ruas jalan yang menjadi sasaran perbaikan.

‎Pekerjaan tersebut diprioritaskan untuk memperkuat akses menuju sejumlah destinasi wisata, termasuk wisata religi.

‎"Termasuk overlay di Jalan Pahlawan menuju kawasan Pahlawan Religi Center (PRC)," ujarnya.

‎Namun, pelaksanaan empat paket pekerjaan tersebut mengalami keterlambatan dibanding rencana awal. Sedianya, pekerjaan dimulai pada awal 2026. Perubahan harga material membuat Dinas PUPR harus melakukan penyesuaian rencana anggaran belanja (RAB).

Baca juga: Kubu Thariq Sentil Sekda Soal Dana Forkopimda, Harusnya Usul ke Kepala Daerah 

‎"Harga sempat fluktuatif. Terakhir kami pakai patokan harga per April 2026. Setelah proses tender, pekerjaan baru bisa dimulai bulan Juni," jelas Dwi.

‎Menurutnya, kenaikan harga BBM dan material tidak sampai mengurangi volume pekerjaan utama berupa overlay maupun rekondisi jalan. Penyesuaian dilakukan pada sejumlah bangunan pelengkap.

‎"Jadi yang terkover untuk overlay atau rekondisi jalan saja. Tidak termasuk bangunan pelengkap seperti trotoar," ungkapnya.

‎Khusus pekerjaan overlay di Jalan Pahlawan, progresnya kini telah mencapai sekitar 80 persen. Dwi memastikan pekerjaan di ruas jalan protokol tersebut tidak akan mengganggu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Baca juga: Dinilai Langgar Kode Etik ASN, Pedagang Pasar Adukan Kabag Hukum ke Sekda ‎

‎"Untuk Jalan Pahlawan nanti saat digunakan untuk acara tujuhbelasan, pekerjaan sudah selesai," tegasnya.

‎Selain Jalan Pahlawan yang menjadi akses menuju kawasan Pahlawan Street Center (PSC), perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas lain. Di antaranya Jalan Asahan, Jalan Argodali, Jalan Tawang Sakti dan Jalan Tawang Bakti.

‎Pengaspalan dan rekondisi jalan tersebut diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat menuju sejumlah destinasi wisata sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya.yat

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru