Pelatih Timnas Senegal Terkait Larangan Sholat Jumat: Kami Takut pada Allah

Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw. Foto: tim
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw. Foto: tim

WASHINGTON- Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi sorotan dunia setelah pernyataannya dalam konferensi pers terkait keputusannya tetap keluar untuk menunaikan sholat Jum'at di tengah kondisi angin kencang di New Jersey.

Saat itu, seorang wartawan bertanya mengapa ia dan delegasinya tetap pergi, padahal petugas keamanan menyarankan mereka untuk tetap berada di tempat demi keselamatan.

Namun jawaban Pape Thiaw justru membuat banyak orang terdiam.

Ia mengatakan bahwa ada hal yang lebih penting daripada rasa takut terhadap angin.

"Kalian takut kepada angin, sementara kami takut kepada Allah, Dzat yang menciptakan angin."

Menurutnya, manusia sering kali terlalu sibuk mengejar urusan dunia hingga lupa tujuan utama mereka diciptakan. Bagi dirinya, sepak bola, pertandingan, dan kemenangan hanyalah bagian kecil dari perjalanan hidup. 

Bahkan ia menegaskan, jika final Piala Dunia digelar hari itu dan Senegal menjadi salah satu tim finalis, ia tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at meski harus kehilangan gelar juara.

Pernyataan tersebut pun langsung viral dan mengundang berbagai reaksi dari dunia. Bagi banyak orang, ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang keyakinan, prinsip, dan sesuatu yang dianggap lebih besar dari sebuah kemenangan. ha

Editor : Redaksi