Spesialis Jambret HP Milik Anak-Anak, Dihajar Warga hingga Kritis

mediarealita.co
Pelaku tak berdaya saat dihajar warga. Foto: Fauzi

SUBANG- Seorang pria yang diduga melakukan aksi pencurian dan penjambretan telepon genggam diamankan warga setelah aksinya terungkap di wilayah Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pertama terduga pelaku terjadi pada pagi hari di Kampung Pasir Cabe, Desa Pagaden.

Saat itu, pelaku diduga mencuri dua unit telepon genggam milik anak-anak yang sedang bermain. Menurut keterangan warga, pelaku menggunakan modus meminta bantuan korban untuk mengambil buah belimbing di sebuah pohon. Ketika kedua anak tersebut meninggalkan telepon genggamnya, pelaku diduga langsung membawa kabur barang milik korban. Aksi tersebut kemudian berlanjut di wilayah Sumbersari. 

Terduga pelaku diduga kembali beraksi dengan menjambret telepon genggam milik seorang remaja putri yang sedang membeli mi ayam. Korban yang menyadari telepon genggamnya dirampas langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan terduga pelaku. Terduga pelaku kemudian sempat menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Dari informasi yang beredar, terduga pelaku diduga berasal dari wilayah Pantura. 

Selain itu, sejumlah warga menyebut kemungkinan masih ada korban lain yang pernah menjadi sasaran aksi pelaku. Namun, informasi tersebut masih menunggu penyelidikan dan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Saat ini, terduga pelaku sedang menjalani perawatan di Puskesmas Pagaden akibat luka yang dialaminya.

 Setelah mendapatkan penanganan medis, yang bersangkutan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Pagaden. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta kemungkinan adanya korban-korban lainnya.ki

 

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru