JEMBER (Realita)- Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan program Hotel Cinta pada 2027 untuk membantu ibu hamil berisiko tinggi yang membutuhkan tempat tinggal sementara sebelum menjalani perawatan atau persalinan di rumah sakit. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan angka kematian ibu di Kabupaten Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, Hotel Cinta dirancang untuk mendekatkan ibu hamil berisiko tinggi dengan fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya tempat tinggal sementara, ibu hamil diharapkan dapat mempersiapkan persalinan dengan lebih baik sebelum mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Baca juga: Pemulangan Jenazah PMI Jember dari Malaysia, Ditanggung Gus Fawait
Fawait menyebut, program tersebut menjadi bagian dari inovasi pelayanan kesehatan yang menyasar masyarakat dengan kebutuhan penanganan khusus. Pemkab Jember berencana menyediakan fasilitas bagi ibu hamil yang membutuhkan perawatan menjelang persalinan, termasuk mereka yang harus menjalani operasi sesar.
“Jadi nanti bagi warga yang hamil risiko tinggi, kalau mau proses kelahiran harus di rumah sakit, kami sediakan hotel untuk ibu-ibu yang akan mendapatkan perawatan atau lahir secara sesar di rumah sakit,” kata Fawait dalam sambutannya.
Menurut Fawait, persoalan kesehatan tidak cukup ditangani melalui penyediaan layanan pengobatan semata. Pemerintah daerah juga perlu menghadirkan dukungan yang memudahkan masyarakat mengakses pelayanan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan khusus.
Hotel Cinta direncanakan mulai dijalankan pada 2027. Namun, dalam sambutannya, Fawait belum merinci lokasi fasilitas, kapasitas, kriteria ibu hamil yang bisa memanfaatkan layanan tersebut, maupun mekanisme pelaksanaannya.
Program ini melengkapi sejumlah inovasi kesehatan yang telah disiapkan Pemkab Jember. Salah satunya adalah Mobil Cinta, layanan transportasi gratis bagi pasien kelas tiga dari keluarga kurang mampu yang telah menyelesaikan perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Tiga Desa di Jember Bakal Disulap Jadi Kawasan Nelayan Modern
Fawait menjelaskan, Mobil Cinta berangkat dari persoalan pasien tidak mampu yang masih harus memikirkan biaya perjalanan pulang setelah menjalani perawatan. Tidak sedikit pasien yang terpaksa menyewa kendaraan atau menggunakan sepeda motor karena tidak memiliki sarana transportasi untuk kembali ke rumah.
“Ketika mereka mendapatkan perawatan di rumah sakit, ketika mereka sakit, kami akan antarkan pulang sampai ke rumahnya masing-masing pakai Mobil Cinta gratis tanpa biaya,” ujar Fawait.
Selain itu, Pemkab Jember menerapkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi warga yang memenuhi persyaratan program. Melalui skema tersebut, warga ber-KTP Jember dapat memperoleh layanan pengobatan gratis sesuai ketentuan kepesertaan dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama.
Baca juga: Enam Raperda Strategis Disepakati, Jember Mantapkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Fawait mengatakan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh. Pemkab Jember berupaya tidak hanya membantu pembiayaan pengobatan, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat yang menghadapi hambatan dalam mengakses layanan kesehatan.
“Ini adalah inovasi kami di bidang kesehatan,” tegas Fawait.
Dengan rencana Hotel Cinta, Pemkab Jember berharap ibu hamil berisiko tinggi dapat memperoleh dukungan sebelum persalinan dan lebih mudah mengakses rumah sakit. Meski demikian, efektivitas program dalam menekan angka kematian ibu akan bergantung pada kesiapan fasilitas, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan dan rumah sakit.
Editor : Redaksi