Raja Juli Sebut Permohonan Perselisihan Ijazah Gibran di MK sebagai Manuver Politik Tak Beradab

mediarealita.co
Raja Juli.

JAKARTA- Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menyebut permohonan perselisihan hasil pemilihan umum yang mempersoalkan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024 sebagai manuver politik tak beradab.

"Saya kira kita sekarang hidup di dunia modern yang serba transparan ya, dan politik yang beradab perlu dikedepankan. Jadi, saya kira ini adalah manuver-manuver politik yang enggak beradab ya," kata Raja Juli di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9).

Baca juga: Pengembalian Uang Raja Juli Tidak Bisa Tutup Perkara

Raja Juli mengaku heran masih ada saja pihak yang mempersoalkan permasalahan remeh seperti gugatan tersebut.

Ia mengatakan dahulu ada pihak yang menyoal keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dan kini isu itu menyerang Gibran.

"Hari ini Mas Gibran, mungkin besok Mas Kaesang, mungkin lusa jadi ijazah Jan Ethes. Jan Ethes gitu ya," katanya.

Raja Juli menyampaikan isu ini berhembus di saat pemerintah tengah sibuk bekerja.

"Sekarang ini kita sedang mengalami karhutla, Pak Presiden sekarang sedang sibuk menata bangsa ini, masa masih diurus hal-hal yang remeh-temeh ya," ujar dia.ha

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru