Grup Hadrah Sayyidul Kaunain Jombang Juara 1 di FESyar Jawa 2026

mediarealita.co
Penyerahan hadiah kepada para juara Lomba Hadrah Banjari, FESyar Regional Jawa 2026 di Grand City, Surabaya, Sabtu (26/9) malam.

SURABAYA (Realita) - Ajang tahunan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 yang berlangsung di Grand City, Surabaya, kembali menyuguhkan Final Lomba Hadrah Banjari yang mempertemukan 10 grup finalis terbaik dari berbagai pelosok Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026).

Setelah melalui persaingan ketat, Grup Hadrah Sayyidul Kaunain dari Jombang berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Posisi kedua diraih Grup Hadrah Nafhatul Hubb asal Kota Malang, sementara gelar juara ketiga disabet oleh Grup Hadrah Bil Hubbi Wa S. perwakilan Sidoarjo.

Sita Nurdiana, perwakilan dari Grup Hadrah Sayyidul Kaunain, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, kemenangan ini menjadi rezeki istimewa sekaligus pengalaman paling mengesankan.

"Acara ini sangat bagus dan semarak. Bagi kami, ini adalah rezeki yang sangat disyukuri untuk event bulan ini dan menjadi ajang yang paling mengesankan," kata Sita ditemui usai menerima penghargaan. Dia berharap Lomba Hadrah Banjari selalu diadakan di setiap perhelatan FESyar Regional Jawa.

FESyar Regional Jawa 2026 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur selama tiga hari, mulai Jumat (25/9) hingga Minggu (27/9) di Grand City Convex, Surabaya.

Mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital", FESyar Jawa 2026 menjadi agenda strategis nasional sekaligus penutup rangkaian FESyar tingkat regional sebelum menuju ke ajang puncak Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. 

Event tahunan ini dirancang untuk memperkuat inklusivitas masyarakat luas terhadap ekosistem syariah. Selama gelaran FESyar Jawa 2026, pengunjung dapat menikmati berbagai layanan dan program unggulan yang terbagi dalam tiga klaster utama. 
​
Pertama, Sharia Forum. Yakni rangkaian seminar, seminar nasional, dan diskusi panel yang membahas isu-isu krusial pengembangan ekonomi Islam, digitalisasi produk keuangan syariah, hingga akselerasi sertifikasi halal UMKM.

Kedua, Sharia Fair. Yakni pameran UMKM yang menyajikan beragam produk industri kreatif halal, busana muslim (fashion), kuliner halal certified, hingga layanan pendukung keuangan syariah secara terpadu melalui konsep one-stop service.

Ketiga, Kompetisi Syariah. Ajang perlombaan regional yang menjaring potensi terbaik, mulai dari da'i muda, wirausaha muda syariah, hingga seni budaya Islam, termasuk Lomba Hadrah Banjari.

Antusiasme warga Surabaya dan Jawa Timur terlihat cukup tinggi sejak hari pertama. Festival ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan transaksi bisnis halal dan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu hub ekonomi syariah utama di Indonesia.gan

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru