Pensiun Jadi Polisi, Kapolri Ingin Jadi Aktivis

mediarealita.co
Listyo Sigit. Foto: Dok Humas Polri

JAKARTA- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melontarkan candaan soal keinginannya menjadi aktivis setelah tak lagi menjabat sebagai Kapolri.

Candaan itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Hotel Acacia, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).

Di hadapan para peserta kongres, Sigit mengaku senang bisa berada di tengah kelompok yang selama ini dikenal vokal menyuarakan aspirasi.

“Hari ini saya merasa sangat senang berhadapan dengan buruh yang katanya terkenal paling keras. Bener, enggak? Jadi baru kali ini saya dengar yel-yelnya mantap,” kata Sigit dalam sambutannya.

Sigit kemudian menyinggung banyak aktivis yang kini berkiprah di pemerintahan dan menduduki posisi strategis.

“Tadi sudah banyak yang disampaikan oleh beliau-beliau. Memang terjadi perubahan dari aktivis-aktivis saat ini rata-rata kemudian menjadi pimpinan-pimpinan di kabinet. Selamat, Pak, ya,” ujarnya.

Sigit lantas berseloroh ingin mengisi “kekosongan” yang ditinggalkan para aktivis yang kini masuk ke pemerintahan.

“Jadi karena aktivis-aktivis akhirnya kosong, ya saya mohon izin kepada teman-teman, selesai jadi Kapolri saya gantian jadi aktivis. Boleh, enggak?” ucap Sigit yang langsung disambut teriakan “boleh” dari peserta kongres.

Tak berhenti di situ, Sigit juga berkelakar soal pengalamannya yang kerap menjadi sasaran aksi demonstrasi selama menjabat Kapolri. 

Ia menyebut akan melakukan aksi kepada Jumhur Hidayat, aktivis pergerakan dan pemberdayaan rakyat yang kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup RI saat pensiun nanti.

“Karena saya terus terang sangat senang dengar yel-yelnya tadi. Kayaknya cocok buat saya. Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur,” katanya yang disambut tawa peserta.

Usai acara, wartawan kembali menanyakan keseriusan pernyataan tersebut kepada Sigit.

Menanggapi pertanyaan apakah dirinya benar-benar ingin menjadi aktivis atau hanya bercanda, Sigit menjawab singkat sambil tersenyum.

“Emang enggak boleh, ya?” kata Sigit.ran

 

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru