PAM Muktamar ke-35 NU Tegaskan Netral, Tak Ada Titipan dalam Pengamanan

mediarealita.co
KH Amin Yahya, Jumat (28/8).

JOMBANG- — Ketua Pengamanan (PAM) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), KH Amin Yahya, menegaskan jajaran pengamanan berdiri di posisi netral. PAM tidak boleh terseret ke dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.

Penegasan ini disampaikan untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU berjalan aman, tertib dan lancar. Menurut KH Amin Yahya, tugas PAM bukan mengawal kepentingan calon atau kelompok tertentu, melainkan memastikan seluruh peserta dapat mengikuti proses Muktamar dengan nyaman.

Baca juga: Saat Ratusan Perempuan Bangsa “Serbu” Bazar Muktamar, UMKM Ketiban Rezeki

“Kami di PAM netral. Tidak ada keberpihakan kepada siapa pun dalam pemilihan Ketua Umum PBNU,” tegas KH Amin Yahya, Jumat (28/8).

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pengamanan agar memegang teguh komitmen tersebut. Setiap personel diminta menjalankan tugas secara profesional dan tidak mencampuradukkan tugas pengamanan dengan dinamika politik organisasi yang berkembang di arena Muktamar.

“Semua jajaran saya instruksikan untuk menjaga Muktamar ini agar berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Baca juga: Berkah Muktamar, Lima Kampus NU MoU Dengan UI, Membuka Jalan Santri Menembus Kampus Terbaik

Menurutnya, netralitas aparat pengamanan menjadi bagian penting dalam menjaga marwah Muktamar. Sebab, forum tertinggi NU tersebut bukan sekadar momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang pengambilan keputusan strategis organisasi.

Karena itu, PAM dituntut tidak hanya sigap menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga mampu menjaga suasana tetap kondusif di tengah dinamika dan perbedaan pilihan yang muncul di antara peserta.

"Jangan sampai pengamanan justru menjadi bagian dari persoalan. PAM harus menjadi pihak yang memastikan semua berjalan sesuai aturan, aman, dan bermartabat." tegasnya. 

Baca juga: Aktivis NU Luar Negeri Satukan Jejaring Global, Jangan Biarkan Ekonomi Indonesia Dinikmati Asing

KH Amin Yahya berharap seluruh pihak yang terlibat dalam Muktamar ke-35 NU dapat menahan diri dan mengedepankan kepentingan organisasi. Perbedaan pilihan dalam kontestasi kepemimpinan, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dihormati.

Dengan sikap netral tersebut, PAM memastikan dirinya bersama seluruh jajaran akan tetap fokus pada satu tugas utama: mengawal Muktamar ke-35 NU agar berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses hingga seluruh rangkaian berakhir. (din)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru